UTAMA

Bupati Buton Hadiri Musrenbang Provinsi dan Ekspose 100 Hari Kerja Gubernur Sultra

171
×

Bupati Buton Hadiri Musrenbang Provinsi dan Ekspose 100 Hari Kerja Gubernur Sultra

Sebarkan artikel ini
Terlihat Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra saat menghadiri kegiatan Musrenbang tingkat Provinsi Sultra sekaligus ekspose 100 hari Kerja Gubernur di Kendari.
KAMPURUI.com, BUTON – Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra, S.H, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RPJMD Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Tahun 2025 – 2029 yang dirangkaikan dengan ekspose 100 hari kerja Gubernur Sultra, Mayjen (Purn) TNI Andi Sumangerukka dan Wakil Gubernur, Ir Hugua, M.Ling, di Hotel Azizah Syariah, Kota Kendari, Selasa (10/6/2025).
Pada kegiatan ini, turut dihadiri para Bupati / Wali Kota se Sultra, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sultra, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemprov Sultra serta berbagai unsur pemangku kepentungan lainnya.
Dalam sambutannya, Gubernur Sultra Andi Sumangerukka, menegaskan pentingnya Musrenbang RPJMD sebagai arah dan panduan pembangunan lima tahun kedepan.
“Musrenbang RPJMD Tahun 2025 – 2029 adalah momen penting karena menjadi panduan pembangunan Sulawesi Tenggara lima tahun ke depan. Dokumen ini memuat Visi-misi, kebijakan dan program prioritas yang menjadi dasar penyusunan APBD tahunan, “tegas ujar Andi Sumangerukka.
Gubernur Andi Sumangerukka menekankan bahwa seluruh tujuan, sasaran dan kebijakan yang di rumuskan dalam dokumen RPJMD harue jelas, terukur serta sesuai dengan janji politik Kepala Daerah dan kebutuhan nyata masyarakat.
“Karena anggaran pembangunan yang kita gunakan bersumber dari masyarakat, maka penggunaannya harus tepat sasaran sesuai dengan yang direncanakan. Untuk itu, setiap program prioritas perlu disusun dengan pendekatan perencanaan yang baik-baik dari segi proses maupun substansi, “tambahnya.
Lanjut orang nomor satu di Sultra ini, juga menyoroti peran penting Bappeda dalam mengelola usulan program dari perangkat daerah. Ia meminta agar usulan-usulan tersebut disaring secara selektif agar saling bersinergi, menyelesaikan permasalahan masyarakat serta memberikan dampak ekonomi yang luas, meski dengan keterbatasan anggaran.
“Bappeda harus selektif menyaring usulan perangkat daerah agar saling bersinergi dan mampu menyelesaikan permasalahan masyarakat meskipun dengan anggaran yang terbatas, namun tetap fokus pada program yang memiliki multiplier effect, “ujarnya.
Selain itu, Pemrintah Provinsi juga berkomitmen untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan sesuai kewenangan yang dimiliki.
Diketahui, kehadiran Bupati Buton dalam kegiatan ini mencerminkan dukungan dan sinergi antara Pemerintah daerah dengan Pemerintah provinsi dalam menyukseskan agenda pembangunan yang partisipatif, terarah dan berkelanjutan demi kemajuan Sulawesi Tenggara.