ADVETORIAL

Pj Bupati Buton, La Haruna Pimpin Upacara Harlah Pancasila

174
×

Pj Bupati Buton, La Haruna Pimpin Upacara Harlah Pancasila

Sebarkan artikel ini

KAMPURUI.Com, BUTON – Penjabat (Pj) Bupati Buton, Sulawesi Tenggara, La Haruna Sp.M.Si menjadi Inspektur upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila dengan Tema “Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”. Di alun-alun Kantor Bupati Buton, Takawa Sabtu, (1/6/2024).

Dalam kegiatan upacara tersebut, turut hadir Forkopimda Buton, Sekda Buton Asnawi Jamaluddin, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD Lingkup Pemkab Buton serta para Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkab Buton.

Pada kesempatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Buton Wa Ode Nurnia Kahar., SH membacakan teks Pancasila dimana diikuti seluruh peserta upacara. Sedangkan teks Undang-undang Dasar 1945 dibacakan Asisten Administrasi Tata Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Sekretaris Daerah Ali Mani.,S.Sos.,M.Si

Terlihat Pj Bupati Buton La Haruna bersama Sekda Buton Asnawi Jamaluddin

Pj Bupati Buton membacakan teks pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Dirinya menyampaikan dimana Pada hari ini 1 Juni 2024, kita memperingati Hari Lahir Pancasila. Hari ketika Bung Karno, sebagai Proklamator Kemerdekaan, Bapak Pendiri Bangsa, pertama kali memperkenalkan Pancasila melalui pidatonya pada tahun 1945 di depan sidang Badan Penyelidik Usaha usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2024 ini mengambil tema “Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”.

Dimana tema ini mengandung maksud bahwa Pancasila menyatukan kita dengan segala perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa dalam menyongsong 100 tahun Indonesia Emas yang maju, mandiri dan berdaulat.

Pengibaran Bendera Sang Saka Merah Putih

Dalam momentum yang sangat bersejarah ini, saya mengajak komponen bangsa di mana pun berada untuk bahu membahu membumikan nilai-nilai Pancasila ke dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Sebagai meja statis, Pancasila terbukti mampu mempersatukan kita dalam menghadapi beragam gelombang tantangan dan ujian sejarah, sehingga sampai dengan saat ini Indonesia tetap berdiri kokoh dan tangguh sebagai bangsa yang besar. Sedangkan sebagai leitstar dinamis, Pancasila merupakan bintang penuntun yang membawa Indonesia pada gerbang kemajuan dan kemakmuran di era globalisasi teknologi dan informasi sekarang ini.

Perkembangan situasi global yang ditandai kemajuan teknologi komunikasi yang begitu pesat menjadi tantangan tersendiri bagi bangsa Indonesia. Pancasila diharapkan menjadi filter agar bangsa Indonesia tidak mengalami disorientasi di masa depan.

Pesatnya kemajuan teknologi informasi saat ini yang ditandai dengan masifnya penggunaan teknologi dan ponsel pintar (smartphone) melalui beragam media harus dapat dimanfaatkan secara bijaksana untuk menyiarkan konten-konten dan narasi positif.

Kepada seluruh komponen bangsa untuk mengarusutamakan Pancasila dengan metode dan cara-cara kekinian dalam menyongsong Bonus Demografi yang akan menempatkan kaum milenial dan Gen-Z sebagai pelaku utama pembangunan bangsa.

Mengakhiri pidato dirinya tidak luput mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama bergotong royong merawat anugerah Pancasila melalui peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni. Kita harus bekerja sama dan berkolaborasi menjaga kerukunan dan keutuhan sebagai wujud pengamalan nilai-nilai Pancasila. Semoga peringatan Hari Lahir Pancasila ini dapat memompa semangat kita semua untuk terus mengamalkan Pancasila demi Indonesia yang maju, adil, makmur, dan berwibawa di kancah dunia. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan perlindungan dan petunjuk kepada kita semua untuk kejayaan bangsa dan negara Indonesia,”tuturnya.