DAERAH

Ibu Penderita Pembengkakan Jantung di Buton, Butuh Uluran Tangan

283
×

Ibu Penderita Pembengkakan Jantung di Buton, Butuh Uluran Tangan

Sebarkan artikel ini
Terlihat Si Intang (28) Warga Desa Bajo Bahari, Kecamatan Wabula, Kab. Buton, lagi terbaring dimana memerlukan bantuan donasi agar bisa melakukan operasi.

KAMPURUI.com, BUTON – Kesedihan melanda Jamal Banapom (35) tahun, warga Dusun Wajo Bantilah, Desa Bajo Bahari, Kecamatan Wabula, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Pasalnya, istri tercinta Si Intang (28) tahun, saat ini membutuhkan pertolongan medis secepatnya karena mengalami gangguan pembengkakan jantung.

Namun karena keterbatasan biaya, operasi tidak bisa segera dilakukan, walau memiliki BPJS, namun Jamal Banapom tidak memiliki dana (uang) untuk membawa sang istri tercinta menjalani pemeriksaan intensif atau operasi di Rumah Sakit Makasar (Ujung Pandang).

“Kami mohon bantuan Pemerintah Daerah Kabupaten Buton dan para dermawan agar bisa membantu menyelamatkan istri kami Si Intang,” ujar Jamal Banapom, saat ditemui kediamannya, Kamis (5/9/2024).

Dituturkan Jamal, istri tercinta awalnya sekitar beberapa bulan lalu merasakan sakit pada bagian dada sebelah kiri ditambah batuk yang kian berhemti. Setelah itu pada Senin (2/7/2024) tiga hari yang lalu Si Intang dibawah di RSUD Buton, namun setibanya di RSUD Buton kembali dirujuk RSUD Palagimata Kota Baubau untuk diperiksa.

“Awalnya dada sebelah kiri sakit ditambah batuk-batuk, setelah itu kami bawa ke RSUD Buton, lalu dirujuk RSUD Palagimata Kota Baubau pada Senin (2/9/2024) lalu. Setelah dironsen baru diketahui jantungnya ada pembengkakan,”ujarnya

Lanjut, Jamal alasannya dirujuk RSUD Palagimata, disebabkan disana terdapat dokter spesialis penyakit jantung. Sehingga harus ditangani dengan serius.

“Setelah tiba di Rumah Sakit Palagimata pada hari Senin  Siang, Si Intang di USG oleh dokter pada hari Senin itu juga dan hasil dari USG tersebut diketahui Si Intang mengalami pembengkakan jantung,” jelasnya.

Masih kata dia, saat ini saya maupun istri tercinta (Si Intang red) sudah diperbolehkan pulang oleh Dokter, namun disampaikan setiap 3 (tiga) hari melakukan pengontrolan di Rumah sakit agar ditahu perkembangannya sampai kita bisa melakukan operasi.

Bagi para dermawan yang berkeinginan memberikan ukuran tangan/sedekah secara suka rela dapat menghubungi Si Risfa adik dari penderita Si Intang, Konfirmasi bisa di nomor handphone 0823 1095 3571.