KAMPURUI.com, BUTON – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buton, Asnawi Jamaluddin, SPd, MSi mewakili Pejabat (Pj) Bupati Buton Drs Mustari, M.Si membuka Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2025 dalam peningkatan sumber daya manusia dan nilai tambah produk ekonomi unggulan Daerah di Aula Kantor Bupati Buton, Kamis (28/3/2024).
Pada kegiatan tersebut turut hadir juga anggota Forkopimda Kabupaten Buton, anggota DPRD Kabupaten Buton, para Asisten, Staf dan Kepala OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Buton Kepala Bappeda Prov. Sultra meliputi Kepala Bidang Perencanaan Makro, Kepala BPS Kabupaten Buton, Pimpinan Cabang Bank Sultra Pasarwajo,, serta para Camat Lurah se-Kabupaten Buton.
Dalam laporannya, Kepala Bappeda Kabupaten Buton Drs. Awaluddin menyampaikan Pelaksanaan Musrenbang ini merupakan bagian dari rangkaian proses perencanaan dengan pendekatan bottom up, didalam penyusunan RKPD dengan melibatkan unsur pemangku kepentingan guna memanfaatkan dan pengalokasian sumber daya yang ada.
2
Berdasarkan data pada SIPD, jumlah total usulan sebanyak 1.118 usulan yang terdiri atas : usulan pokok-pokok pikiran Dewan sebanyak 296 usulan dan aspirasi masyarakat sebanyak 822 usulan yang tersebar di 7 Kecamatan. Usulan aspirasi masyarakat yang telah terverifikasi pada tingkat kecamatan sebanyak 453 usulan dan terverifikasi pada forum OPD sebanyak 105 usulan.
Awaluddin, dalam penyusunan rencana RKPD telah memperhatikan isu-isu strategis, permasalahan pembangunan serta tantangan yang dihadapi yang perlu diselesaikan oleh daerah di tahun 2025 antara lain produktivitas dan daya saing, IPM, infrastruktur pelayanan dasar dan wilayah, kemiskinan dan kemiskinan ekstrem, prevalensi stunting, termasuk target SPM, reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan.
Masih kata dia, Musrenbang RKPD Kabupaten Buton tahun 2025 mengusung tema “Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia dan Nilai Tambah Ekonomi Produk Unggulan Daerah”, dengan fokus Pembangunan antara lain diarahkan pada pengembangan SDM yang berkualitas, meningkatkan perekonomian dan nilai tambah, pengembangan infrastruktur dasar dan wilayah , mencakup target SPM, reformasi birokrasi dan meningkatkan kehidupan masyarakat yang religius, aman dan berbudaya.
Hal senada juga disampaikan Kepala Bidang Perencanaan Makro Hasrullah S.STP,. M.Si yang membacakan Berbagai Kepala Bappeda Prov. Sultra mengatakan Musrenbang merupakan ajang mempererat tali silaturahmi di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah ini sehingga kami atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara Mengucapkan terima kasih dan penghargaan atas undangan pemerintah kabupaten Buton untuk menghadiri musrembang RKPD Tahun 2025 yang diselenggarakan di Ibu Kota Pasarwajo Kabupaten Buton.
Musrenbang merupakan salah satu tahapan yang wajib dilaksanakan dalam rangka penyusunan dokumen perencanaan tahunan pembangunan daerah yaitu RKPD yang merupakan turunan atau penjabaran dari rencana jangka menengah daerah, hal ini tentunya telah dilaksanakan pemerintah daerah Kabupaten Buton melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Buton sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang -undang nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan daerah.
RKPD tahun 2025 nantinya akan menjadi titik awal perencanaan jangka panjang dan jangka menengah daerah yang telah selaras dengan jangka panjang dan menengah nasional yaitu RPJMN tahun 2025-2029 dan RPJPN tahun 2025-2045, hal ini menjadi momentum pemerintah pusat dan daerah dalam menyelaraskan visi misi arah kebijakan dan pembangunan hingga program prioritas pembangunan agar sasaran pusat pembangunan dan daerah dapat tercapai.
Pj Bupati Buton di wakili Sekretaris Daerah Kabupaten Buton Asnawi Jamaluddin S.Pd,. M.Si dalam Berbagainya menyampaikan bahwa forum akan menyepakati permasalahan, prioritas pembangunan, program dan kegiatan yang akan diselenggarakan pada tahun berikutnya dengan pelibatan semua pemangku kepentingan secara kolaboratif yaitu pemerintah daerah (ekskutif dan legislatif), masyarakat, dan swasta atau dunia usaha.
“Saya berharap agar agenda ini tidak sekedar agenda rutin sebagai penyediaan infrastruktur, namun benar-benar dilaksanakan untuk menghasilkan kebijakan perencanaan pembangunan yang tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan Masyarakat,” harapnya.
Asnawi, meningatkan setelah tahapan perencanaan ini selesai akan dilanjutkan dengan tahapan penganggaran melalui penyusunan kebijakan umum anggaran (kua) dan prioritas plafon anggaran sementara (ppas), serta penyusunan rencana anggaran pendapatan dan belanja daerah (rapbd). saya berharap seluruh kepala perangkat daerah beserta jajarannya agar selalu memegang teguh komitmen yang telah disepakati bersama khususnya terkait pelaksanaan proyek strategis daerah dan program prioritas daerah. saya menghimbau kepada seluruh perangkat daerah dan jajaran ASN di lingkungan Pemkab Buton untuk tetap bersemangat dalam bekerja, berinovasi dan selalu berupaya memberikan pelayanan yang lebih baik kepada Buton.
Terkait hal tersebut, beberapa hal perlu dijadikan perhatian oleh seluruh aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buton, antara lain:
1. Usulan musrenbang Desa/Kelurahan dan pokok-pokok pikiran DPRD yang telah disepakati untuk diakomodir dalam rencana Renja perangkat daerah tahun 2025 agar dilaksanakan dengan tetap memperhatikan pembangunan kelengkapan azas wilayah, dokumen pemerataan urgensi, yang dipersyaratkan, serta keselarasannya dengan prioritas pembangunan Kabupaten, Nasional , dan Provinsi pada tahun 2025.
2. Evaluasi atas pelaksanaan program dan kegiatan yang telah dilaksanakan juga harus dilakukan secara berkala, serta teknis pelaksanaan program dan kegiatan harus dapat dikendalikan sehingga pelaksaan program dan kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan mencapai tujuan yang diharapkan.
3. Tim Anggaran pemerintah daerah Kabupaten Buton (TPAD) agar melakukan evaluasi dengan cermat dalam pengalokasian anggaran seluruh perangkat daerah, dengan memperhatikan hasil evaluasi capaian kinerja dan keuangan perangkat daerah tahun-tahun sebelumnya sehingga perumusan kegiatan dan pengalokasian anggaran dapat dilakukan secara tujuan dan efisien dengan pendekatan uang mengikuti program. Juga agar proyek strategi daerah dan program prioritas daerah dapat dikawal hingga selesainya tahap penganggaran.
Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota Forkopimda, Pimpunan DPRD yang telah bekerja sama dalam upaya mewujudkan Kabupaten Buton yang lebih aman, tenteram dan sejahtera. juga kepada seluruh perusahaan swasta yang telah ikut mendukung dan menyalurkan bantuannya untuk pembangunan di Kabupaten bButon melalui program CSR yang terintegrasi dengan program pemerintah.
Perlu diketahui, Musrenbang dirangkaikan dengan penyerahan berupa sertifikat kepada Badan Pusat Statistik Kabupaten Buton atas kontribusinya dalam penyediaan data untuk pembangunan dan pelatihan statistik sektoral.












