KABAR BUTON

Asmara Berujung Maut, Salah Seorang Pria di Buton Tewas Akibat Tikaman Badik

222
×

Asmara Berujung Maut, Salah Seorang Pria di Buton Tewas Akibat Tikaman Badik

Sebarkan artikel ini
Ketgam : Terlihat korban penikaman saat dirawat RSUD Buton sebelum di rujuk RSUD Faga Husada Kota Baubau.

KAMPURUI.com, Buton – Peristiwa berdarah yang diduga dipicu persoalan asmara menggegerkan warga Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Kamis malam (09/04/2026) sekitar pukul 21.00 WITA. Seorang pria dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami sejumlah luka tusuk akibat serangan senjata tajam jenis badik di kawasan Kali Biru, Kelurahan Banabungi.

Insiden tragis tersebut kini tengah ditangani oleh jajaran Sat Reskrim Polres Buton dan telah tercatat dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/33/IV/2026/SPKT/POLRES BUTON DI PASAR WAJO/POLDA SULAWESI TENGGARA.

Ketgam : Terlihat pelaku penikaman di Buton setelah diamankan pihak Polres Buton usai menyerahkan diri.

Hal ini dikatakan Kasat Reskrim Polres Buton AKP Sunarton Hafala, melalui Press Release kepada awak media mengatakan berdasarkan kronologi yang dihimpun, kejadian bermula saat pelapor sedang berada di rumah bersama keluarga. Situasi malam yang awalnya tenang mendadak berubah panik ketika seorang perempuan bernama Intan datang dalam keadaan histeris dengan wajah bersimbah darah sambil berteriak meminta pertolongan.

Sunarton, dalam kondisi menangis dan sempat pingsan, perempuan tersebut menyampaikan bahwa korban yang diketahui bernama Haryo alias Ari telah ditikam oleh salah seorang.

Mendengar informasi itu, pelapor bersama keluarga langsung bergegas menuju RSUD Pasarwajo. Setibanya di ruang UGD, korban terlihat dalam kondisi terbaring dan mendapat penanganan medis intensif akibat luka serius di beberapa bagian tubuh.

Sambungnya, karena luka yang cukup parah, korban kemudian dirujuk ke Rumah Sakit (RS)Faga Husada Baubau untuk perawatan lanjutan. Namun, setelah sempat mendapatkan tindakan medis, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

“Kabar meninggalnya korban sontak menimbulkan duka mendalam bagi keluarga serta mengejutkan warga sekitar yang mengetahui peristiwa tersebut, “ujar Sunarton, Jumat (10/4/2026).

Motif Diduga Dipicu Rasa Cemburu

Sementara itu, berdasarkan keterangan awal lanjut Sunarton dari terduga pelaku berinisial R, insiden tersebut diduga dipicu rasa cemburu.

Pelaku mengaku awalnya melihat perempuan yang disebut sebagai kekasihnya sedang berboncengan dengan korban saat melintas di depan Bank BNI Pasarwajo.

Merasa curiga, pelaku kemudian memutar arah dan mengikuti keduanya hingga menuju kawasan Kali Biru. Setelah sempat kehilangan jejak, pelaku akhirnya menemukan korban dan perempuan tersebut berada di sebuah gazebo dekat jembatan.

Menurut pengakuannya, pelaku melihat keduanya sedang berciuman. Situasi itu diduga memicu emosi hingga berujung cekcok.

Dalam kondisi emosi, pelaku kemudian mengeluarkan badik yang dibawanya dan melakukan penusukan secara berulang terhadap korban.

Usai kejadian, pelaku langsung meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor dan menuju Polres Buton untuk menyerahkan diri.

Saat ini, pelaku telah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Sat Reskrim Polres Buton, sementara barang bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut juga telah disita guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Kasus ini kini menjadi perhatian masyarakat karena terjadi di ruang publik dan berujung pada hilangnya nyawa seseorang. Saat ini pihak kepolisian masih terus mendalami motif, kronologi lengkap, serta kemungkinan adanya unsur pidana lain dalam perkara tersebut guna proses hukum lebih lanjut.