KABAR BUTON

Dalam Rangka Inflasi Daerah dan Ringankan Beban Rakyat, Pemkab Buton Gelar Pasar Murah

195
×

Dalam Rangka Inflasi Daerah dan Ringankan Beban Rakyat, Pemkab Buton Gelar Pasar Murah

Sebarkan artikel ini
Ketgam : Terlihat Bupati Buton Alvin Akawijaya Puta didampingi Kadis Pertanian Buton Mahmul Djamal saat memantau ketersediaan stok barang bahan pokok yang akan dijual kepada masyarakat dalam kegiatan Gerakan Pasar Murah (GPM) tingkat Kabupaten Buton.

KAMPURUI.com, BUTON – Dalam rangka pengendalian inflasi daerah sekaligus untuk meringankan beban masyarakat di tengah kenaikan harga barang pangan di Bulan Suci Ramadhan dan jelang Idul Fitri 1446 H, Pemerintah Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, menggelar Gerakan Pasar Murah (GPM) di Lapangan Futsal Pasarwajo, Rabu (19/3/2025).

Pasar murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Buton mendapat antusias yang tinggi dari masyarakat. Berdasarkan pantauan awak media ini, masyarakat benar-benar memanfaatkan kesempatan ini. Dimana 5 Ton beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ludes diserbu warga, gula pasir, bawang, telur ayam dan minyak goreng juga ikut ludes, bahkan masih banyak yang belum kebagian.

Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra.,SH ketika menyampaikan sambutannya mengatakan pasar murah yang digelarnya untuk meningkatkan ketersediaan pangan murah bagi masyarakat, menjaga keseimbangan antara ketersediaan dan stabilitas harga selama Ramadhan dan Idul Fitri 1446 H/2025 M.

“Kegiatan ini juga dalam rangka menghadiri kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) Provinsi Sultra secara Virtual yang dibuka langsung Wakil Gubernur Ir. Hugua serta dirangkaikan dengan lounching perdana  kegiatan pasar murah bersubsidi yang dilaksanakan oleh Dinas Perdagangan Kabupaten Buton, GPM kali ini dilakukan di Ibu Kota Kabupaten Buton,”ujarnya.

Dia berujar, menjelang hari Raya besar mulai awal Ramadhan hingga puncaknya pada hari Raya Idul Fitri biasanya kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok mengalami peningkatan harga yang cukup signifikan dari hari-hari sebelumnya.

Lonjakan harga jual bahan pokok kebutuhan masyarakat tidak bisa kita hindari. Pemicunya adalah bulan suci Ramadhan dan menjelang hari Raya Idul Fitri kebutuhan konsumen meningkat dibandingkan hari-hari biasa sehingga permintaan konsumen dengan pemasukan barang tidak seimbang.

“Hari ini biasa memicu terjadinya inflasi di daerah kita (Kabupaten Buton red) terbaru inflasi di Kabupaten Buton menunjukan angka inflasi naik dari 0,820 persen menjadi inflasi sebesar 2,680 persen. Kabupaten Buton peringkat ke 4 (empat) di Sultra mengalami inflasi,”bebernya.

Oleh karena itu, dalam 100 hari program kerjanya sebagai Bupati dan Wakil Bupati Buton melaksanakan kegiatan pasar murah bersubsidi dengan tujuan agar masyarakat Kabupaten Buton menjelang hari Raya Idul Fitri dapat berbelanja khususnya bahan-bahan pokok masyarakat dengan harga relatif murah, bisa terjangkau, dapat melaksanakan ibadah dengan baik serta dapat menikmati dengan penuh suka cita.

Pemda Buton menggelar kegiatan pasar murah bersubsidi dan tujuan akhir dari kegiatan pasar murah ini bisa menekan inflasi di Kabupaten Buton. GPM akan dilaksanakan tiga titik masing-masing di Kapontori dan Lasalimu Selatan. “Sumber dana kegiatan pasar murah subsidi ini dari APBD tahun 2025 sebesar Rp 72.720.000,”sambungnya.

Berikut rincian kebutuhan yang dijual saat Gerakan Pasar Murah : 

1. Beras SPHP 5 kg sebanyak 5.000 karung = 25.000 kg di bandrol Rp 50 ribu.

2. Minyak goreng Premium kemasan 1 liter sebanyak 2.800 paket Rp 15 ribu per liter.

3. Gula pasir kemasan 1 kg sebanyaj 3.000 paket Rp 15 ribu per kilo.

4. Telur Ayam 2.000 rak, Rp 50 ribu per rak.

5. Bawang merah 1 kg sebanyak 1.200 paket Rp 30 ribu per kilo.

6. Bawang putih 1 kg sebanyak 1.200 paket Rp 35 ribu per kilo.

“Saya berharap dengan kegiatan pasar murah ini, dapat memberikan semangat baru dan bermanfaat bagi masyarakat di saat hari raya Idul Fitri,”tandasnya.

Sebelum kegiatan gerakan pangan murah dilaksanakan dengan mengikuti pembukaan GOM tingkat Provinsi Sultra oleh Wakil Gubernur secara virtual dan dilanjutkan dengan peninjauan pasar murah yang digelar di lapangan sepak bola Pasarwajo dihadiri Sekda Buton, Forkopimda Buton, ketua TP PKK kabupaten Buton, Muspida, Pejabat Instansi vertikal, TNI/Polri, Camat, Lurah dan masyarakat.