ADVETORIAL

Dibuka Pawai Ta’aruf, MTQ Ke-48 Tingkat Kabupaten Buton Resmi Digelar

129
×

Dibuka Pawai Ta’aruf, MTQ Ke-48 Tingkat Kabupaten Buton Resmi Digelar

Sebarkan artikel ini
Terlihat Marcin Band Gita Takawa Butuni, saat pawai MTQ Ke - 48 Tingkat Kabupaten Buton, Selasa (16/4/2024)

KAMPURUI.Com, BUTON – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, Asnawi Jamaludin menerima peserta Pawai Ta’Aruf dalam rangka pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 48 Tingkat Kabupaten Buton yang di pusatkan di Lapangan Sepakbola Banabungi, Kecamatan Pasarwajo, Selasa (16/12/2024).

Marcin Band Gita Takawa Butuni, pembuka rombongan pawai Ta’aruf disusul kafilah dari tujuh (7) Kecamatan se Kabupaten Buton. Pawai Ta’aruf dimulai star dari lapangan Sepak Bola Pasarwajo dan berakhir Lapangan Sepak Bola Banabungi serta dilepas oleh Asisten 1 Setda Buton Alimani S.Sos dan di terima Sekda Buton.

Asnawi Jamaluddin menyampaikan dukungannya untuk seluruh peserta MTQ, bagi perwakilan Kecamatan yang berhasil menjuarai lomba MTQ pada tingkat Kabupaten akan melaju di tingkat Provinsi maupun tingkat Nasional nantinya.

“Para peserta yang menang akan mengikuti MTQ tingkat provinsi Sulawesi Tenggara yang akan digelar di Konawe beberapa bulan kedepan,”ujar Asnawi.

Lanjut Asnawi, dirinya berharap pelaksanaan acara ini, dapat berjalan aman dan lancar sehingga MTQ dapat menjadi wadah bagi lahirnya generasi muda Qur’ani di wilayah Kabupaten Buton ini.

“Semoga dengan adanya penyelenggaraan MTQ ini setiap tahunnya, bisa melahirkan generasi Qur’ani bagi warga,” harapnya.

Sebagai daerah yang mayoritas beragama Islam, Dia optimis, Buton dapat melahirkan para pecinta Al-Qur’an yang unggul. Tidak hanya masyarakat yang sekedar bisa membaca, namun juga lahir para qori (pembaca al-Quran), hafizul Qur’an (penghafal Qur’an).

Sementara itu Ketua Panitia MTQ ke 48 Alimani S.Sos M.Si menyampaikan MTQ Kabupaten Buton kali ini, akan dilaksanakan sampai 19/14/2024. Selama Empat hari tersebut, para kontingen dari masing-masing Kecamatan akan berlaga dalam tujuh cabang lomba.

Adapun tujuh cabang yang diperlombahkan yaitu Mulai dari Cabang Tartil, Tilawah, Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ) 30 Juz, Musabaqah Syahril Quran (MSQ), dan Qira’ah Sab’ah. Semuanya terbagi dalam dua kategori, putra dan putri, juga ditambah tingkatan anak-anak dan remaja.

Alimani menambahkan, kegiatan MTQ ini, dilakukan secara berjenjang. Para peserta di tingkat Kabupaten ini adalah para pemenang yang berasal dari MTQ tingkat Kecamatan yang diikuti oleh perwakilan masing-masing Desa/Kelurahan.

“Untuk para pemenang dalam MTQ tingkat Kabupaten, nantinya akan dibawa pada ajang MTQ tingkat Provinsi,”jelas kata Alimani.

Kata dia lagi Pelaksanaan event dua tahunan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) kembali dihelat di Pasarwajo sebelumnya dua tahun yang lalu di Kecamatan Wabula.

Asisten 1 Setda Buton ini mengapresiasi pelaksanaan MTQ sebagai ajang untuk meningkatkan kemampuan para santri di Buton.

“Mari manfaatkan momentum ini untuk mengasah kemampuan sehingga bisa menjadi bekal, tidak hanya dalam perlombaan tapi juga dalam kehidupan,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga mengharapkan, MTQ juga menjadi ajang menjadikan sebagai ajang untuk mendakwahkan Alquran kepada generasi milenial. Ajak teman-teman kalian untuk belajar Quran juga. Dia juga menegaskan peserta lomba semua berasal dari putra dan putri lokal bukan luar daerah, kalaupun dari luar namun mereka orang Buton yang tinggal diluar daerha saat ini.

Pawai Ta’aruf Di mulai dari Kafilah Agama Kementrian Agama Kabupaten Buton, Disusul Kecamatan Wabula (Pemenang MTQ tahun 2023 lalu) dan tahun ini bertekad memenangkan juara umum kembali, Kecamatan Kapontori dipimpin langsung Camat Kapontori La Ode Farihi, sebanyak 150 orang mengikuti lima cabang lomba.

Kafilah selanjutnya dari Kecamatan Lasalimu dipimpin camat Dr La Ode Zahaba SHi, M.Si turun mengikuti beberapa jenis lomba. Kecamatan Lasalimu terkenal dengan daerah aspalnya, penghasil jeruk lasembangi dan udang.

Selanjutnya dari kecamatan Siotapina dipimpin langsung Camat Ridwan dengan jumlah rombongan 200 orang, tampil mengikuti beberapa jenis lomba. Kecamatan Siotapina terkenal dengan hasil pertaniannya untuk kesejahteraan masyarakatnya.

Kecamatan Wolowa dipimpin Lansung Camatnya La Sura. Kecamatan Wolowa terkenal deangan air terjun Kalata.

Kecamatan Lasalimu Selatan dipimpin camatnya La Ode M Hidayat S.Sos. Lasalimu Selatan terlekat sejarah tua Benteng Togo Lasalimu merupakan salah satu warisan kesultanan Buton. Peserta dari Kecamatan Lasalimu Selatan mengikuti seluruh cabang lomba dengan visi datang membawa kemenangan.

Kecamatan Pasarwajo tampil dengan peserta terbanyak sebanyak 2000 peserta dipimpin langsung camatnya Drs Asrudin. Kecamatan membawa visi mewujudkan penghayatan dan pengalaman alquran. Mengikuti seluruh cabang.

“Kami hadir dengan 2000 peserta perwakilan dari seluruh kelurahan dan desa di Pasarwajo,”ujarnya.

Untuk MTQ tahun ini, Ia menargetkan kembali membawa pulang piala juara umum dengan mengikuti semua Jenis lomba sebanyak tujuh diantaranya, fahmil, karya tulis, kiraat alquran.

Ia juga mengatakan dengan rasa kebersamaan  penyelenggaraan MTQ ke 48 Tingkat Kabupaten Buton yang dipusatkan di Pasarwajo sebagai tuan rumah Tahun 2024 ini akan dapat dilaksanakan bersama-sama dengan baik, lancar, dan sukses.

“MTQH kali ini, tentunya menjadi sarana penting untuk mencetak generasi qur’an semoga mampu mencetak generasi berprestasi dan juga mengharumkan nama daerah,”lanjutnya.

Untuk peserta kata dia semua berasal dari lokal putra dan putri dari kecamatan Pasarwajo, tidak mengambil peserta dari luar daerah.

Diketahui turut hadir saat kegiatan Kepala Kantor Kementrian Agama Kab.Buton H Muhtar S.Ag, Kajari Buton VM Ledrik Takaendengan, Muspida, Asisten 1 Alimani, Asisten II, Staf Ahli, Para Kadis, Kabid. Pawai taaruf dimulai dari lapangan sepak bola pasarwajo dan berakhir di lapangan sepak bola banabungi. Pawai di lepas Asisten 1 dan di terima Sekda Buton.