DAERAH

Akibat Kenaikan IPH Tim Pengendalian Inflasi Daerah Buton Sidak Pasar

90
×

Akibat Kenaikan IPH Tim Pengendalian Inflasi Daerah Buton Sidak Pasar

Sebarkan artikel ini
Terlihat Sekretaris Daerah Kabupaten Buton Asnawi Jamaluddin, M.Si, selaku Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah saat melakukan Sidak di Pasar Sabho, Kelurahan Wakoko, Kecamatan Pasarwajo.

KAMPURUI.COM, BUTON  –  Jajaran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Buton, dimana dipimpin langsung Sekda Buton, Asnawi Jamaluddin selaku Ketua melakukan sidak Pasar bersama para OPD terkait dan anggota TPID Buton. Sidak dilakukan di dua Pasar dalam wilayah Ibu Kota yaitu Pasar Kaloko dan Sabho, Kecamatan Pasarwajo, Rabu (10/1/2024) yang lalu.

Sidak Pasar dilakukan guna meninjau langsung 3 komoditi yang  dimana menyebabkan kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kabupaten Buton hingga mencapai 3,31 yaitu ikan kembung, cabai dan bawang merah.

Kegiatannya sendiri dimulai dari Pasar Kaloko yang terletak di Kelurahan Takimpo kemudian dilanjutkan ke Pasar Sabho di Kelurahan Saragi, Kecamatan Pasarwajo.

Setelah meninjau kedua Pasar tersebut Sekda bersama anggota TPID dan OPD terkait  mengadakan pertemuan dengan pihak BPS Kabupaten Buton.

Pada pertemuan itu kembali dibahas mengenai langkah-langkah yang akan ditempuh Pemkab Buton guna mengendalikan harga komoditi yang mengalami peningkatan.

“Pemerintah harus melakukan intervensi terhadap komoditi yang mengalami kenaikan harga IPH utamanya beras dan cabai,” tegas kata Sekda Buton.

Jenderal ASN ini pun menegaskan pada Instansi terkait untuk melakukan langkah-langkah atau strategi guna mengantisipasi lonjakan harga di pasar agar tidak membebankan masyarakat.

“Jadi salah satunya Langkah adalah perbanyak Rumah Pangan Kita di seluruh wilayah Kabupaten Buton,” ujarnya.

Rapat kembali digelar sore hari di Aula Kantor Bupati Buton di Takawa. Kita lakukan adalah Penambahan RPK (Rumah Pangan Kita) di seluruh daerah terutama di Ibu Kota Pasarwajo, sehingga kita berikan kesempatan siapa saja yang mau membuka silahkan usaha agar harga beras bisa stabil, karena ikan kembung saat ini memang belum musimnya.

“Untuk itu, dirinya berharap agar menanam kita sekarang juga semua bergerak, namun itu jangka panjang. da Kita tanam sekarang panennya masih lama, sementara IPH ini setiap minggu di evaluasi,”harapnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala BPS Buton, Zablin, S.ST. mengungkapkan memang di pasar ada komoditi mengalami kenaikan harga. Tetapi ada harga-harga yang bisa diintervensi dalam jangka pendek ada juga yang panjang.

“Di kita ini yang bisa diintervensi dan tersedia penyediaannya adalah beras.
Mudah-mudahan dengan menciptakan pelaku baru, harga beras dapat terkendali. Karena beras merupakan komoditas yang konsumsinya sangat berpengaruh terhadap komoditi yang lain,”ungkapnya.