DAERAH

Mengenal Pesta Adat Tahunan dan Budaya Maata’ano Santa Deaa Lapodi Tahun 2025

160
×

Mengenal Pesta Adat Tahunan dan Budaya Maata’ano Santa Deaa Lapodi Tahun 2025

Sebarkan artikel ini
Ketgam : Terlihat para tamu undangan dan perangkat adat dan agama Desa Lapodi saat ritual bawano tala dalam rangka pesta kampung Maata'ano santa Desa Lapodi.

KAMPURUI.com, BUTON – Kurang lebih Ratusan Masyarakat tokoh Adat dan Agama Dusun Labahawa, Desa Lapodi, menggelar tradisi ritual pesta adat tahunan Ma’taano Santa, di Rumah adat (Baruga) Desa Lapodi, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, Sabtu (siang), 4 Oktober 2025.

Pesta adat yang digelar setahun sekali ini, mempunyai makna mendalam bagi masyarakat dusun Labahawa Desa Lapodi pada khususnya dalam mengenang perjalanan panjang tradisi dan asal muasal terbentuknya Kampung Lapodi/Labahawa ini.

“Pesta adat ‘Ma’taano Santa’ ini adalah tradisi budaya warisan leluhur masyarakat Desa Lapodi yang telah berkembang dan dipraktekan sejak berabad abad lamanya,” Kata Mulir, S.Pd, dalam pembukaan laporan ketua panitianya.

Mulir sebagai Sekretaris Panitia menjelaskan masyarakat Desa Lapodi pada perayaan pesta adat tahunan (Maata’ano santa red) dimana dalam peradabannya masyarakat Laporo saat itu pada musim panas yang menjadi sumber pangan mereka kali itu hanyalah Umbi-umbian yang disebut dengan “Santa”.

“Jadi kegiatan Siang ini namanya Pesta Adat Ma’ataano Santa,” terangnya.

Sala satu maknanya adalah ajang silahturahmi antar sesama warga kampung, baik yang ada di daerah maupun yang ada di perantauan. Kita berkumpul, bermusyawarah, melakukan ritual adat, serta mendoakan kebaikan kebaikan kampung. Kita meminta kepada tuhan untuk di berikan keberkahan dan perlindungan untuk anak cucu baik yang ada di sini maupun yang sedang ada di perantauan.

Mulir, adapun tema perayaan pesta adat tahunan kali ini adalah “Kita Merajut Warisan, Merangkai Masa Depan, Kembangkan dan Lestarikan Keragaman Budaya Untuk Masyarakat yang Harmonis”. Ini dikandung maksud bahwa saat ini, budaya warisan leluhur kita akan semakin hilang jika kita tidak jaga kelestariannya sehingga menciptakan masyarakat yang rukun dan damai dan harmonis.

Tidak luput juga dirinya mewakili panitia penyelenggara mengucapkan terimakasih kepada segenap pihak yang telah membantu baik tenaga, pikiran hingga dalam bentuk bantuan dana demi suksesnya kegiatan ini. Serta juga ucapan terimakasih kepada seluruh tamu undangan yang berkenan hadir.

Sementara itu, di tempat yang sama, Plt Camat Pasarwajo La Madi.,SH mengatakan, Pesta adat ini adalah cerminan dan kekayaan budaya kita, para leluhur kita begitu luar biasa menciptakan satu tradisi ini, kita tidak hanya berkumpul saja, tapi juga melakukan ritual adat dimana di dalamnya mempunyai makna filosofis yang dalam.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Desa Lapodi untuk merawat dan terus melestarikan adat dan budaya kita, terutama generasi muda untuk selalu mencintai budaya, serta memahami makna makna filosofis setiap prosesi ritual itu,” Ucap La Madi di hadapan masyarakat Desa Lapodi.

Karena dengan cara itu kita bisa menghargai perjuangan para pendahulu kita.

Pesta adat yang di selenggarakan setiap tahun sekali ini bukan hanya sekedar seremonial saja tetapi mempererat tali silaturahmi di antara kita semua.

Jadi hari ini kita tidak hanya merayakan keberagaman budaya tetapi juga memperkuat tali persaudaraan, silaturahim dan gotong royong di antara kita.

“Karena itu mari kita jadikan momen ini sebagai tempat persatuan dan kesatuan antara kita, baik yang ada di kampung maupun yang sedang di perantauan,” pungkasnya.

La Madi, dirinya berharap keguatan ritual pesta adat seperti ini terus kita lestarikan sampai anak cucu kita. Karena ini merupakan mempunyai makna yang memdalam yang ditanamkan oleh nenek moyang kita dari beberapa ribuan tahun lamanya.

Diketahui, ritual adat tahunan ini di hadiri oleh plt Camat Pasarwajo, La Madi., S. Sos, Kapolsek Pasarwajo, Iptu La Abudu, Danramil 1413 Buton, Staf Ahli Setda Buton Asnawi Jamaluddin, Kadis Pemuda dan Olahaga Kabupaten Buton La Ode Rizky Ricky Nugraha, Wakil Ketua DPRD Buton La Madi., S. Sos, Pj Kepala Desa Lapodi La Diru, Amanto Parabela, Imam dan seluruh perangkat adat, agama Desa Lapodi.