ADVETORIAL

Jelang Ramadhan, Sekda Buton Bersama TPID Sidak Pasar Pantau Stabilitas Harga

290
×

Jelang Ramadhan, Sekda Buton Bersama TPID Sidak Pasar Pantau Stabilitas Harga

Sebarkan artikel ini
Terlihat Sekda Buton Asnawi Jamaluddin bersama rombongan saat Sudak atau memantau stok bahan pokok di Pasar Sabho.

KAMPURUI.com, BUTON – Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1446 H/2025 M, Sekretaris Daerah (Sekda) Buton, Asnawi Jamaluddin.,S.Pd.,M.Si melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) ke Pasar Kaloko dan Sabho di Kecamatan Pasarwajo, Jumat (28/2/2025) siang.

Sidak kali ini, bertujuan untuk memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok agar masyarakat tidak terbebani lonjakan harga menjelang bulan Suci Ramadhan (Puasa).

Dalam kunjungan tersebut, Sekda Buton didampingi Asisten II Setda Buton, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Buton, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Infokom, Kabag Ekonomi serta beberapa Kepala Dinas lainnya.

“Kami ingin memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil, agar masyarakat dapat menjalani Ramadhan dengan tenang,”tegas kata Asnawi Jamaluddin.

Berdasarkan pantauan dikedua Pasar tradisional ini, harga sejumalh bahan pokok mengalami kenaikan pads harga beras, namun masih batas wajar.

Guna mengatasi lonjakan harga, Pemkab Buton akan berkoordinasi dengan Perum Bulog, distributor dan pelaku usaha untuk memastikan pasokan tetap terjaga serta mencegah spekulasi harga di Pasar.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Buton La Lodi dimana dirinya menegaskan Sidak ini bertujuan memantau langsung kondisi Pasar, terutama terkait stok bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telut, cabai dan lain-lain.

“Kita mau lihat stabilitas harga kebutuhan bahan pokok kalau stoknya cukup aman hingga lebaran nanti,”ujarnya.

Masih kata dia, adapun terkait kenaikan harga beberapa bahan pokok terutama beras yang harganya naik, hal ini salah satu penyebabnya Pemerintah Pusat memutuskan impor beras sehingga beras SPHP sudah tidak disediakan lagi saat ini.

“Harga beras itu memang naik, namun masih dalam batas wajar,”ujarnya.

Sementara harga telur naik Rp 5.000 dari Rp 55 ribunqik Rp 60 ribu per rak. Harga ayam juga sama naik, namun sayur mayur melimpah ruah di pasaran.

“Harga naik namun masih dalam batas wajar, secara keseluruhan bisa dikatakan stabil,”ujarnya.

Olehnya itu, dengan adanya Sidak ini diharapkan ketersediaan bahan pokok dapat terpenuhi dan harga tetap stabil selama bulan Ramadhan, sehingga masyarakat dapat menjalankan Ibadah dengan tenang tanpa terbebani oleh kenaikan harga yang signifikan.

Selain itu, kenaikan harga bahan pokok jelang Ramadhan ini dipicu oleh beberapa faktor, diantaranya adalah peningkatan permintaan yang signifikan menjekang Bulan Suci Ramadhan.

Diapun memastikan stok kebutuhan pokok seperti beras aman hingga lebaran nanti. “Stok beras kita di Bulog sebanyak 22 ton lebih sementara minyak 67,7 liter,”tandasnya. (Adm)